1. TAKUT KEGELAPAN
Ada seorang anak laki-laki yang takut dengan kegelapan. Setiap malam dia selalu membiarkan lampu menyala saat tidur. Namun lama kelamaan orangtuanya merasa lelah dan mengatakan bahwa dia harus mulai bersikap dewasa. Tapi anak laki-laki tersebut tetap tidur dengan lampu yang menyala. Jadi setiap malam orangtuanya selalu datang untuk mematikan lampu saat dia tertidur.
Hal seperti ini terus berlangsung selama satu bulan. Di akhir minggu, orangtua anak itu pergi berlibur dan meninggalkannya selama satu minggu. Petang itu, dia menonton film horor sampai larut malam, karena lampu menyala dia tidak merasa takut. Dia kemudian mengambil sebuah buku seram dan membacanya di tempat tidur, karena lampunya menyala dia tidak merasa takut. Dia lalu pergi tidur dengan lampu menyala jadi dia tidak merasa takut. Namun di tengah malam dia terbangun dan mendapati seseorang telah mematikan lampu kamarnya. Saat itulah dia merasa takut.
2. SEJARAH RUMAH
Sebuah keluarga baru saja pindah ke rumah tua yang sudah kosong selama bertahun-tahun. Setelah mereka tinggal selama seminggu, mereka mulai mencium bau yang aneh disalah satu tempat tidur. Suatu malam, keluarga tersebut sedang menonton televisi, sebuah film dokumenter tentang seorang ayah yang membunuh putri tirinya yang berusia 13tahun, memutilasi tubuhnya dan menyembunyikan bagian-bagiannya pada dinding rumahnya. Di akhir cerita, mereka menunjukkan alamat dimana pembunuh itu tinggal, dan itu adalah rumah yang baru saja mereka tempati. Yang paling menyeramkan adalah, polisi berhasil menemukan jasadnya kecuali kepala.
3. PANGGIL NAMANYA
Suatu malam, seorang gadis sedang berbaring di tempat tidurnya, ia hampir saja terlelap ketika dia mendengar ibunya memanggil namanya dari arah dapur. Dia kemudian memutuskan untuk menemui ibunya dan bertanya apakah yang bisa ia bantu, tapi setelah melewati almari di bawah tangga almari itu terbuka, sebuah tangan keluar dan menariknya kedalam. Ternyata itu adalah ibunya yang sedang bersembunyi di dalam almari. "Jangan pergi ke dapur." bisiknya, "aku mendengar dia memanggilku juga."
Ada seorang anak laki-laki yang takut dengan kegelapan. Setiap malam dia selalu membiarkan lampu menyala saat tidur. Namun lama kelamaan orangtuanya merasa lelah dan mengatakan bahwa dia harus mulai bersikap dewasa. Tapi anak laki-laki tersebut tetap tidur dengan lampu yang menyala. Jadi setiap malam orangtuanya selalu datang untuk mematikan lampu saat dia tertidur.
Hal seperti ini terus berlangsung selama satu bulan. Di akhir minggu, orangtua anak itu pergi berlibur dan meninggalkannya selama satu minggu. Petang itu, dia menonton film horor sampai larut malam, karena lampu menyala dia tidak merasa takut. Dia kemudian mengambil sebuah buku seram dan membacanya di tempat tidur, karena lampunya menyala dia tidak merasa takut. Dia lalu pergi tidur dengan lampu menyala jadi dia tidak merasa takut. Namun di tengah malam dia terbangun dan mendapati seseorang telah mematikan lampu kamarnya. Saat itulah dia merasa takut.
2. SEJARAH RUMAH
Sebuah keluarga baru saja pindah ke rumah tua yang sudah kosong selama bertahun-tahun. Setelah mereka tinggal selama seminggu, mereka mulai mencium bau yang aneh disalah satu tempat tidur. Suatu malam, keluarga tersebut sedang menonton televisi, sebuah film dokumenter tentang seorang ayah yang membunuh putri tirinya yang berusia 13tahun, memutilasi tubuhnya dan menyembunyikan bagian-bagiannya pada dinding rumahnya. Di akhir cerita, mereka menunjukkan alamat dimana pembunuh itu tinggal, dan itu adalah rumah yang baru saja mereka tempati. Yang paling menyeramkan adalah, polisi berhasil menemukan jasadnya kecuali kepala.
3. PANGGIL NAMANYA
Suatu malam, seorang gadis sedang berbaring di tempat tidurnya, ia hampir saja terlelap ketika dia mendengar ibunya memanggil namanya dari arah dapur. Dia kemudian memutuskan untuk menemui ibunya dan bertanya apakah yang bisa ia bantu, tapi setelah melewati almari di bawah tangga almari itu terbuka, sebuah tangan keluar dan menariknya kedalam. Ternyata itu adalah ibunya yang sedang bersembunyi di dalam almari. "Jangan pergi ke dapur." bisiknya, "aku mendengar dia memanggilku juga."

No comments:
Post a Comment