Sunday, November 9, 2014

Maafkan aku... Tetapi putrimu di...








Youko dikenal sebagai anak nakal dan pengganggu yang menyebalkan di kelas. Saat dia sakit semua setuju bahwa itu adalah karma yang datang untuknya.


Setiap hari, Youko terus berbaring d rumah sakit, menunggu sampai dokter datang dan memberitahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Suatu hari tepat pada hari ulang tahun Youko, sang ibu mengambil foto dirinya dan Youko di tempat tidur. Ibu Youko curiga kepada salah satu temannya yang kemungkinan mengirim sejenis kutukan atau guna-guna pada putrinya. Ibu Youko akhirnya membawa foto tersebut kepada biksu setempat untuk diperiksa. Setelah beberapa hari dari ulang tahunnya, Youko meninggal.

Ibu Youko merasa marah, bahkan kemarahannya menutupi rasa sedihnya, ia tahu Youko adalah anak yang sangat nakal, dan itu memberikan alasan teman-temannya mengingnkan kematiannya. Dan saat foto yang ia cetak lainnya di kirim, dia shock, setengah wajah Youko bengkong dan gelap, tampak seolah-olah ia berteriak saat disiksa. Orang yang bekerja di toko kamera terlihat tampak ragu saat memberikan foto-foto itu.

Ibu Youko berlari ke kuil terdekat, ia menunjukkan foto itu ke biksu disana dan menuntut jawaban yang sebenarnya terjadi pada putrinya. Biksu itu terdiam.

Ia kemudian membuka mulutnya dan berkata.

"Saya minta maaf... Tapi putri anda di neraka."

No comments:

Post a Comment